Menu

Mode Gelap

Berita · 24 Sep 2022 15:49 WIB ·

Antara Prestasi dan Kontroversi – Sumsel Today


Antara Prestasi dan Kontroversi – Sumsel Today Perbesar

[ad_1]

OGAN ILIR, banyuasin.sumsel.today — Dua tahun sudah Sonedi Ariansyah memimpin Korps Alumni HMI (KAHMI) Ogan Ilir. Selama kepemimpinannya telah menorehkan sejumlah prestasi dan mencatatkan sejarah. Selain itu, kepemimpinannya juga mencacatkan kritik.

Sebagaimana diketahui, Sonedi yang juga anggota DPRD Ogan Ilir dilantik pada 8 Oktober 2020 setelah terpilih secara aklamasi pada Musda satu hari sebelumnya (7/10/2020).

Sempat pada waktu itu, banyak calon ketua KAHMI Ogan Ilir yang bermunculan dan dimunculkan. Tercatat ada 13 tokoh yang akan bertarung merebutkan kursi Ketua KAHMI Ogan Ilir periode 2019-2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain Sonedi Ariansyah (Legislatif) sendiri, ada nama Rahmadi Djakfar (Legislatif), Wilson Efendi (Birokrat), Umar Saferi (Birokrat), H Syamsyul Bahri (Eks Birokrat), KH Mudrik Qori (Ulama), KH Ahmad Nahrowi (Ulama), KH Najib Subki (Ulama), Riyad Ramli (Politisi/Ulama), Adji Alamsyah (Akademisi), Sarono P Sasmito (Praktisi), Darul Hadi (Pengamat/Pengusaha) dan Ayat Parsah (Pengusaha).

Namun politisi muda partai Demokrat Ogan Ilir ini dipercaya secara aklamasi menakhodai KAHMI Ogan Ilir.

Selama 2 (dua) tahun, Sonedi telah merealisasi beberapa janjinya yang kemudian disebut sebagai prestasi. Bukan cuma prestasi, kepemimpinan Sonedi juga kerap mengundang kontroversi.

Berikut ini sejumlah prestasi dan kemajuan KAHMI Ogan Ilir dibawa kepemimpinan Sonedi Ariansyah:

  1. Pembangunan Gedung KAHMI Ogan Ilir

Selama 2 periode (sekira 10 tahun) KAHMI Ogan Ilir terbentuk dan ada kepengurusannya, organisasi alumni aktivis HMI di Ogan Ilir ini tidak memiliki gedung kantor sekretariat sendiri. Padahal gedung sekretariat dianggap penting menjadi icon fisik keberadaan dan eksistensi sebuah organisasi.

Namun baru setahun memimpin KAHMI, Sonedi sudah bisa mewujudkan berdirinya gedung sekretariat KAHMI Ogan Ilir. Bagi sebagian pihak hal ini sepertinya mustahil, tapi ditangan Sonedi kerja berat itu bisa diwujudkan.

“Ini wujud rasa syukur kita dengan terus melengkapi sarana dan prasarana gedung menjadi lebih lengkap aman dan nyaman,” ujar Ketua Umum MD KAHMI Ogan Ilir Sonedi Ariansyah, S.Sos.I, SH, Sabtu (17/9/2022).

Menurut Sonedi, keberadaan gedung yang berdiri di atas tanah wakaf dari keluarga almarhum Prof. Dr. Djakfar Murod (alumni HMI/ Mantan Rektor UMP) tersebut, makin menambah semangat dan geliat organisasi KAHMI dan HMI termasuk penyelenggaraan Latihan Kader (LK) dari berbagai jenjang, baik Maperca, Latihan kader I (Basic Training), seminar, diskusi terbatas dan lainnya.

Sonedi mengutarakan, tahun ini 2022 sedang dilaksanakan pembangunan pagar gedung dengan gerbang estetik.

“Alhamdulillah gedung KAHMI yang dibangun tahun lalu (2021) selesai dalam 2,5 bulan. Dan rencana pemagaran ini akan dikebut 1,5 bulan selesai,” jelasnya.

Bupati Panca Wijaya Akbar menghadiri sekaligus meresmikan langsung gedung Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Ogan Ilir di Tanjung Seteko, Indralaya, Minggu (13/3/2022) itu.

Hadir Sekjen Majelis Nasional KAHMI Manimbang Kahariady, Ketua Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Sumatera Selatan yang juga Bupati Empat Lawang Joncik Muhamad dan Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy

Atas nama pribadi dan Pemkab Ogan Ilir, Panca mengucapkan selamat atas telah dibangunnya gedung MD KAHMI.

“Semoga bisa bermanfaat dan menambah semangat MD KAHMI dalam menjalankan tugas dan kewajibannya,” ucap Panca saat peresmian gedung MD KAHMI Ogan Ilir di Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya, Minggu (13/3/2022).

Mengingat program Pemkab Ogan Ilir akan membangun perkotaan Indralaya, Panca berharap pembangunan gedung KAHMI dapat memacu masyarakat untuk membuka UMKM maupun UKM.

“Sehingga perekonomian masyarakat Kabupaten Ogan Ilir dapat meningkat,” harapnya.

Panca juga berharap MD KAHMI Ogan Ilir menjadi tempat pelatihan, sehingga dapat menjadi pencetak kader-kader berkualitas dari Provinsi Sumatera Selatan khususnya Kabupaten Ogan Ilir.

  1. Pemugaran Makam Pendiri HMI, H Dahlan Husin dan Hj Siti Zainah

Prestasi Sonedi selanjutnya pemugaran makam dua orang pendiri HMI, yakni H. Dahlan Husin dan Hj. Siti Zainah yang berada di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Seperti diketahui, organisasi HMI berdiri pada tahun 1947 tepatnya 18 bulan setelah Indonesia merdeka. HMI berdiri atas pemrakarsa 14 orang tokoh, dua diantaranya berasal dari Desa Tanjung Atap Kabupaten Ogan Ilir ini dan makamnya pun berada disini.

Dalam kegiatan napak tilas pendiri HMI, Bupati Ogan Ilir (OI) pada waktu itu H.M. Ilyas Panji Alam, berikan penghargaan dan tandatangani prasasti di atas makam pendiri organisasi aktivis mahasiswa tertua di Indonesia HMI.

Pemberian penghargaan prasasti tersebut dilakukan sebagai wujud penghormatan terhadap dua orang tokoh pendiri organisasi HMI asal Bumi Caram Seguguk.

Kegiatan itu berlangsung pada Selasa (15/9/2020), bertempat di Pemakaman Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten OI.

Bupati Ogan Ilir menyebutkan, prasasti penghargaan yang diberikan kiranya menjadi panutan bahwa ada Tokoh nasional yang berasal dari Ogan Ilir.

Giat napak tilas perjuangan HMI Ayahanda H. Dahlan Husin dan Ibunda Hj. Siti Zainah, turut dihadiri Ketua Umum PB HMI Arya Kharisma Hardi, Ketum HMI Palembang Eko Hendiyono, Sekum Indra Setiawan.

  1. Menghidupkan kembali HMI Cabang Indralaya

KAHMI merupakan kelanjutan perjuangan HMI. KAHMI harus memberikan porsi, dan perhatian terhadap kaderisasi, dengan memperbanyak pelatihan, diklat, atau kegiatan yang dilakukan oleh adik-adik HMI.

Seperti istilah, kalau mau melihat kualitas KAHMI ke depan, berikan perhatian yang sungguh-sungguh kepada kegiatan HMI. Karena HMI merupakan mata air kader, yang harus terus mengalir.

Catatan prestasi Sonedi selanjutnya adalah berhasil mendorong dan menghidupkan kembali HMI Cabang Indralaya (Ogan Ilir).

Perlu untuk diketahui, saat ini HMI Cabang Persiapan Ogan Ilir (berganti nama dari cabang Indralaya) sudah diputuskan pada Pleno I PB HMI di Bogor beberapa waktu lalu. Tinggal menunggu pengesahan di rapat harian PBHMI saja.

Flashback jauh sebelumnya, Ketua Majelis Wilayah KAHMI Sumsel, Joncik Muhammad yang juga sebagai Bupati Empat Lawang berpesan, agar pengurus KAHMI Ogan Ilir yang telah dilantik dapat menghidupkan HMI Cabang Indralaya di kampus Universitas Sriwijaya.

“Pesan saya kepada ketua dan pengurus KAHMI Ogan Ilir yang dilantik, tolong hidupkan HMI Cabang Indralaya,” ucapnya.

Kata Joncik, UNSRI adalah salah satu universitas terbesar di Indonesia, dan kampusnya ada di Indralaya. Sayang sekali kalau di kampus sebesar ini HMI tidak berkembang dan besar memberikan warna mencetak kader-kadernya.

“Dulu HMI Cabang Indralaya ini sempat ada, namun usianya tak lama, karena banyak faktor. Dan kali ini dengan sudah dikukuhkannya KAHMI Ogan Ilir, amanat saya hanya satu bentuk dan hidupkan kembali HMI Cabang Indralaya itu,” ujarnya.

Orang nomor satu di KAHMI Sumsel ini juga mengingatkan, para pengurus KAHMI Ogan Ilir jangan merasa bangga dan mengaku KAHMI kalau tidak peduli dengan adik-adik kader HMI.

“Secara prinsip, pengurus KAHMI jangan meninggalkan dasar ke-HMI-an. Baik HMI sebagai organisasi kader, HMI sebagai organisasi mahasiswa dan HMI sebagai organisasi perjuangan. Kalau tiga hal itu dipegang teguh, insya Allah HMI bisa kembali diminati,” tegasnya.

Menurut Joncik, pengkaderan merupakan faktor yang sangat menentukan keberlangsungan eksistensi organisasi HMI.

“Yang paling menentukan dalam pengkaderan tersebut adalah kepedulian dari para pengurus KAHMI itu sendiri terhadap pengkaderan HMI. Jujur saya bisa sebagai Bupati hari ini, karena dulu ditempa dikader di HMI,” pungkasnya.

Bukan hanya prestasi, 2 tahun KAHMI Ogan Ilir juga mendapat catatan kritik.

KAHMI Masih Minim Kontribusi Pengabdian bagi Ogan Ilir

KAHMI sebagai kumpulan organisasi cendikiawan disebutkannya, para ilmuwan, yang merupakan alumni HMI dari berbagai disiplin ilmu, berbagai lapangan profesi tempatnya mengabdi. Harus bersinergi dan kemitraan strategis dengan seluruh elemen, yang muaranya dalam membangun, dan memajukan masyarakat pada umumnya.

Namun KAHMI Ogan Ilir saat ini dinilai terlalu dekat dengan rezim penguasa, sehingga terkesan tunduk di bawah ‘ketiak’ rezim penguasa hari ini.

KAHMI boleh saja menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai hal. Namun kontrol, saran pemikiran, masukan atau kritik soal kinerja dan kebijakan jalannya pemerintahan Pemkab Ogan Ilir, juga harus ada tapi ini nyaris tak terdengar.

Disadari atau tidak, kader KAHMI Ogan Ilir tersebar di banyak birokrasi, partai politik, lembaga-lembaga negara, korporasi, di lembaga swadaya masyarakat dan media, juga banyak yang jadi pengusaha sukses.

Program-program yang kualitatif, berperan kontributif KAHMI dalam memajukan masyarakat di Ogan Ilir sendiri belum bisa dirasakan.

Dibawa kepemimpinan Sonedi Ariansyah KAHMI Ogan Ilir diharapkan dapat berkontribusi besar dalam mengembangkan terobosan di berbagai bidang. (**)

Penulis: Sandi Pusaka Herman
Kabid Informasi Hubungan Masyarakat KAHMI Ogan Ilir

[ad_2]

Sumber : Banyuasin.Sumsel.Today

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Dapat Dukungan dari PAN, Fery Antoni Komitmen Kerja Keras Wujudkan Perubahan yang Diinginkan Masyarakat OKU Timur

18 Juli 2024 - 22:52 WIB

Latber Kontes Kambing dan Domba Diharapkan Mampu Meningkatkan Perkonomian

9 Juni 2024 - 14:49 WIB

Bupati Enos Ajak Gotong Royong Rawat Anugerah Pancasila

1 Juni 2024 - 10:55 WIB

Pelantikan PPPK Tenaga Guru Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Formasi Tahun 2023

31 Mei 2024 - 15:23 WIB

Ketua KPU OKU Timur Sebut Peran Media Dalam Pesta Demokrasi Sangat Strategis

30 Mei 2024 - 13:52 WIB

Yayasan Ponpes Al-Ikhlas Pemetung Basuki Hibahkan Tanah untuk MWCNU BP Peliung

25 Mei 2024 - 15:36 WIB

Trending di Berita